<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk the path of silence....</title>
	<atom:link href="http://tirtaamartya.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tirtaamartya.wordpress.com</link>
	<description>&#34;....It&#039;s hard being ordinary people, too much temptation....!&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Sep 2009 18:13:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Puskesmas Sebagai Agen Pemberdayaan Masyarakat oleh kris</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-386</link>
		<dc:creator>kris</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 18:13:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-386</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt; :-) , tidak usah bingung-2x jalani saja apa yang anda tahu, sedikit tahu tapi dikerjakan lebih bermakna daripada banyak tahu tapi tak pernah melakukan apapun :-) , so jangan bingung......&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  , tidak usah bingung-2x jalani saja apa yang anda tahu, sedikit tahu tapi dikerjakan lebih bermakna daripada banyak tahu tapi tak pernah melakukan apapun <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  , so jangan bingung&#8230;&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Puskesmas Sebagai Agen Pemberdayaan Masyarakat oleh santi</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-385</link>
		<dc:creator>santi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 22:08:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-385</guid>
		<description>saya masih bingung, sebenarnya kedudukan puskesmas itu bagaimana??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya masih bingung, sebenarnya kedudukan puskesmas itu bagaimana??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Sekarang, Sumber Air &#8220;Su&#8221; Dekat ? oleh wahyu am</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2009/08/24/sekarang-sumber-air-su-dekat/#comment-382</link>
		<dc:creator>wahyu am</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 10:08:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/?p=401#comment-382</guid>
		<description>hehe, kayag iklan mas :lol:

==========================================
&lt;a href=&quot;http://airyz.wordpress.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; Blog Jelek sumpah, jangan diklik!&lt;/a&gt;
&lt;blockquote&gt; Hehehehe...................thanks comment-nya ya, malah saya cuman mencoba menegasi apa yang ada di Iklan kok lewat realitas yang memang saya lihat dan rasa kok....&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehe, kayag iklan mas <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>==========================================<br />
<a href="http://airyz.wordpress.com" rel="nofollow"> Blog Jelek sumpah, jangan diklik!</a></p>
<blockquote><p> Hehehehe&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.thanks comment-nya ya, malah saya cuman mencoba menegasi apa yang ada di Iklan kok lewat realitas yang memang saya lihat dan rasa kok&#8230;.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Indikator Ekonomi Yang Menyesatkan oleh apn2025</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2009/08/23/indikator-ekonomi-yang-menyesatkan/#comment-381</link>
		<dc:creator>apn2025</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 06:44:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/?p=395#comment-381</guid>
		<description>Indikator makro sih boleh-boleh saja terutama untuk pencitraan. Tapi kalu mau objektif lihat kondisi rill, apakah pertumbuhan itu benar-benar terjadi secara kasat mata?


&lt;blockquote&gt;Terimakasih atas komentar Anda, berkaitan dengan pencitraan, ada buku yang menarik berjudul&quot;Berbohong Dengan Statistik&quot;, hal inilah yang seringkali dilakukan oleh politisi untuk mencari posisi. Namun alangkah bijak bagi kita untuk mengatakan STOP atas kelakuan yang tidak bijak dan pada akhirnya merugikan masyarakat, tentunya kita juga termasuk didalamnya, perlahan namun pasti kondisi chaos akan terjadi&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Indikator makro sih boleh-boleh saja terutama untuk pencitraan. Tapi kalu mau objektif lihat kondisi rill, apakah pertumbuhan itu benar-benar terjadi secara kasat mata?</p>
<blockquote><p>Terimakasih atas komentar Anda, berkaitan dengan pencitraan, ada buku yang menarik berjudul&#8221;Berbohong Dengan Statistik&#8221;, hal inilah yang seringkali dilakukan oleh politisi untuk mencari posisi. Namun alangkah bijak bagi kita untuk mengatakan STOP atas kelakuan yang tidak bijak dan pada akhirnya merugikan masyarakat, tentunya kita juga termasuk didalamnya, perlahan namun pasti kondisi chaos akan terjadi</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Sampah Goyang Wali Kota oleh dian</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/11/06/sampah-goyang-wali-kota/#comment-379</link>
		<dc:creator>dian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 14:27:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/11/06/sampah-goyang-wali-kota/#comment-379</guid>
		<description>bukannya &#039;plastik&#039; tidak perlu namun bisa dikatakan penggunaannya harus di minimalisir sehingga tidak menyebabkan sampah yang berkepanjangan. 
Ya salah satu permisalan saja, dalam berbelanja masih sangat banyak sekali digunakan plastik pembungkus barang belanjaan, hal tersebut dapat diganti menggunakan keranjang belanjaan yang telah dibawah dari rumah sebelumnya.. ya itu hanya sebuah permisalan kecil saja, namun saya kira sangat berarti jika kita bisa menerapkannya :)



&lt;blockquote&gt;saya sangat setuju sekali, salah satu penerapan dari konsep Reuse dalam 3R, Terimakasih atas komentarnya....&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bukannya &#8216;plastik&#8217; tidak perlu namun bisa dikatakan penggunaannya harus di minimalisir sehingga tidak menyebabkan sampah yang berkepanjangan.<br />
Ya salah satu permisalan saja, dalam berbelanja masih sangat banyak sekali digunakan plastik pembungkus barang belanjaan, hal tersebut dapat diganti menggunakan keranjang belanjaan yang telah dibawah dari rumah sebelumnya.. ya itu hanya sebuah permisalan kecil saja, namun saya kira sangat berarti jika kita bisa menerapkannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>saya sangat setuju sekali, salah satu penerapan dari konsep Reuse dalam 3R, Terimakasih atas komentarnya&#8230;.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Sampah Plastik, Prestasi Baedowy oleh lutfi</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/01/sampah-plastik-prestasi-baedowy/#comment-378</link>
		<dc:creator>lutfi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 09:02:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/01/sampah-plastik-prestasi-baedowy/#comment-378</guid>
		<description>ayo dunk kirim artikel tetang jenis plastik dan prospek pengolahan sampah plastik..

trim...


&lt;blockquote&gt;Maaf, saya tidak expert dalam pengelolaan sampah plastik, silahkan anda melakukan googling sendiri ya :-)&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ayo dunk kirim artikel tetang jenis plastik dan prospek pengolahan sampah plastik..</p>
<p>trim&#8230;</p>
<blockquote><p>Maaf, saya tidak expert dalam pengelolaan sampah plastik, silahkan anda melakukan googling sendiri ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menakar potensi sampah pasar oleh John Kennedy</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/19/sampah-pasar-2/#comment-376</link>
		<dc:creator>John Kennedy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 03:05:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/19/sampah-pasar-2/#comment-376</guid>
		<description>Kita menghadapi masalah lingkungan yang makin lama makin pelik. Jika kita melihat sampah atau limbah dalam arti yang luas, maka banyak sekali hal-hal yang dapat kita kerjakan. Kita juga harus melihat sampah dari penghasilnya, yaitu sampah yang dihasilkan oleh alam dan sampah yang dihasilkan oleh manusia, kemudian kita akan mengkategorikan kembali sampah itu kedalam sifatnya yaitu berbahaya atau tidak berbahaya. Demikian pula, bahwa sampah yang dihasilkan oleh alam ada yang bersifat aman dan berbahaya bagi manusia, misalkan sampah yang dibawa oleh kejadian alam seperti gunung meletus, longsor dan banjir bandang beberapa diantaranya mengandung unsur-unsur yang berbahaya dan ada pula yang tidak. Jika kita melihat penghasilnya dari manusia, tentunya memiliki sifat yang sama yaitu berbahaya dan tidak berbahaya.

Jadi kesimpulannya adalah, pengertian berbahaya dan tidak berbahaya serta siapa pembawa atau penghasil sampah itu akan menentukan bagaimana cara menanganinya. Jika setiap orang menghasilkan sampah 1 kg sehari maka apabila kita memiliki kesadaran bahwa sampah itu harus dikelola dengan baik sehingga tidak mengancam kehidupannya mungkin semua orang dapat melakukannya dengan mudah, seperti melakukan pemilahan sampah organic dan unorganic akan membantu pemerintah daerah dalam melakukan pengelolaan sampah dengan berbagai cara yang yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis. 

Saya setuju dengan pernyataan Mas Agie dan Rizka, generasi kedepan adalah generasi yang paham dan sadar akan lingkungan. Bukan peduli lingkungan karena kata &quot;peduli&quot; itu lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk mendorong, kata yang tepat adalah awareness and understand-paham dan sadar.  Oleh karenanya, setiap tingkatan pendidikan ketika mereka akan menaiki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (misalkan dari TK ke SD,  kelas VI SD,  kelas III SMP, dan kelas III SLTA) harus memiliki kurikulum tentang lingkungan walaupun itu hanya 1 jam saja. ini penting untuk menghasilkan generasi sadar dan paham lingkungan menuju era bisnis berbasis lingkungan. Masalahnya, bagaimana melakukannya? mudah-mudahan buku saya yang berjudul era bisnis berbasis lingkungan, Insya Allah akan diterbitkan pada akhir tahun ini dan dapat mewarnai pemikiran tentang lingkungan di Indonesia. Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita menghadapi masalah lingkungan yang makin lama makin pelik. Jika kita melihat sampah atau limbah dalam arti yang luas, maka banyak sekali hal-hal yang dapat kita kerjakan. Kita juga harus melihat sampah dari penghasilnya, yaitu sampah yang dihasilkan oleh alam dan sampah yang dihasilkan oleh manusia, kemudian kita akan mengkategorikan kembali sampah itu kedalam sifatnya yaitu berbahaya atau tidak berbahaya. Demikian pula, bahwa sampah yang dihasilkan oleh alam ada yang bersifat aman dan berbahaya bagi manusia, misalkan sampah yang dibawa oleh kejadian alam seperti gunung meletus, longsor dan banjir bandang beberapa diantaranya mengandung unsur-unsur yang berbahaya dan ada pula yang tidak. Jika kita melihat penghasilnya dari manusia, tentunya memiliki sifat yang sama yaitu berbahaya dan tidak berbahaya.</p>
<p>Jadi kesimpulannya adalah, pengertian berbahaya dan tidak berbahaya serta siapa pembawa atau penghasil sampah itu akan menentukan bagaimana cara menanganinya. Jika setiap orang menghasilkan sampah 1 kg sehari maka apabila kita memiliki kesadaran bahwa sampah itu harus dikelola dengan baik sehingga tidak mengancam kehidupannya mungkin semua orang dapat melakukannya dengan mudah, seperti melakukan pemilahan sampah organic dan unorganic akan membantu pemerintah daerah dalam melakukan pengelolaan sampah dengan berbagai cara yang yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis. </p>
<p>Saya setuju dengan pernyataan Mas Agie dan Rizka, generasi kedepan adalah generasi yang paham dan sadar akan lingkungan. Bukan peduli lingkungan karena kata &#8220;peduli&#8221; itu lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk mendorong, kata yang tepat adalah awareness and understand-paham dan sadar.  Oleh karenanya, setiap tingkatan pendidikan ketika mereka akan menaiki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (misalkan dari TK ke SD,  kelas VI SD,  kelas III SMP, dan kelas III SLTA) harus memiliki kurikulum tentang lingkungan walaupun itu hanya 1 jam saja. ini penting untuk menghasilkan generasi sadar dan paham lingkungan menuju era bisnis berbasis lingkungan. Masalahnya, bagaimana melakukannya? mudah-mudahan buku saya yang berjudul era bisnis berbasis lingkungan, Insya Allah akan diterbitkan pada akhir tahun ini dan dapat mewarnai pemikiran tentang lingkungan di Indonesia. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Puskesmas Sebagai Agen Pemberdayaan Masyarakat oleh Puskesmas Mojoagung</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-371</link>
		<dc:creator>Puskesmas Mojoagung</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 03:51:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-371</guid>
		<description>Salam Kenal dari Puskesmas Mojoagung,
Tulisan Anda sangat menarik, paling tidak akan membuka mata masyarakat bahwa Puskesmas itu bukan cuma untuk PUSing KESeleo MASuk angin.
Pelayanan Puskesmas di Kab. Bontang ternyata sangat bagus. Sukses buat Anda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Kenal dari Puskesmas Mojoagung,<br />
Tulisan Anda sangat menarik, paling tidak akan membuka mata masyarakat bahwa Puskesmas itu bukan cuma untuk PUSing KESeleo MASuk angin.<br />
Pelayanan Puskesmas di Kab. Bontang ternyata sangat bagus. Sukses buat Anda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Piramida pengelolaan sampah terpadu oleh Maun</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/19/hirarki-pengelolaan-sampah/#comment-354</link>
		<dc:creator>Maun</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 08:35:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/19/hirarki-pengelolaan-sampah/#comment-354</guid>
		<description>Maaf mas 
kata2 mas terlalu tendensius terhadap pemulung
Saya ingatkan mas tidak semua pemulung itu maling, menurut saya pemulung adalah komunitas yang mandiri yang tidak tergantung pada gaji pemerintah, mereka juga ikut menyetabilkan perekonomian,selain itu harus mas ketahui sebelum KLH mengkampanyekan prinsip 3R pemulung telah duluan melakukan itu. untuk lebih jelasnya mas bisa buka blog saya.www.pemulung3r.blogspot.com.atau mas bisa berkunjung ke TPST bantargebang..

Thks
Maun nakula



&lt;blockquote&gt;Dalam konteks tulisan saya sebenarnya saya ingin ada sebuah tanggung jawab negara terhadap pekerjaan yang lebih layak dan aman bagi sahabat-2x Pemulung. Respect yang teramat sangat untuk mereka yang berkarya sebagai seorang pemulung......&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf mas<br />
kata2 mas terlalu tendensius terhadap pemulung<br />
Saya ingatkan mas tidak semua pemulung itu maling, menurut saya pemulung adalah komunitas yang mandiri yang tidak tergantung pada gaji pemerintah, mereka juga ikut menyetabilkan perekonomian,selain itu harus mas ketahui sebelum KLH mengkampanyekan prinsip 3R pemulung telah duluan melakukan itu. untuk lebih jelasnya mas bisa buka blog saya.www.pemulung3r.blogspot.com.atau mas bisa berkunjung ke TPST bantargebang..</p>
<p>Thks<br />
Maun nakula</p>
<blockquote><p>Dalam konteks tulisan saya sebenarnya saya ingin ada sebuah tanggung jawab negara terhadap pekerjaan yang lebih layak dan aman bagi sahabat-2x Pemulung. Respect yang teramat sangat untuk mereka yang berkarya sebagai seorang pemulung&#8230;&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Puskesmas Sebagai Agen Pemberdayaan Masyarakat oleh rita wedya astuti</title>
		<link>http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-352</link>
		<dc:creator>rita wedya astuti</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 18:06:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://tirtaamartya.wordpress.com/2007/06/25/puskesmas-sebagai-agen-pemberdayaan-masyarakat/#comment-352</guid>
		<description>Bravoo dok</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bravoo dok</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
