Oleh: kris | 12 Juni 2007

Sebenarnya Bertengkar Itu Apa Gunanya

Oleh; Agatha Chrisna Tirta Amartya
Selasa, 2 January 2007

Di sebuah desa yang indah sekali tingalah seorang pemuda. Pemuda itu masih belum menikah. Orang tuanya sudah meninggal. Ibunya bernama Sara dan ayahnya bernama Albet. Sedangkan pemuda itu bernama Andre, ia di rawat oleh neneknya. Pagi itu nenek Andre pergi ke pasar, nenek itu naik taksi dan tiba-tiba ada mobil melintas, lalu taksi yang ditumpangi sang Nenek tidak bisa mengerem lalu bertabrakanlah taksi dan mobil itu. Kecelakaan mobil tersebut menyebabkan nenek Andre meninggal dunia. Keesokan harinya nenek Andre dimakamkan. Andre kaget mendengar berita itu. Andre langsung bergegas ke makam neneknya, andre menangis karena kesepian.

Kini Andre telah menikah dengan seorang perempuan yang sangat cantik bernama Klodia. Setelah beberapa bulan menikah Andre kini telah memiliki anak bernama Ello. Ello dilahirkan sebagai seorang anak lelaki yang sangat tampan yang keluar dari perut klodia. Hari demi hari dijalani dan pada suatu hari Andre dan klodia bertengkar akhirnya mereka bercerai. Setelah mereka putus, suatu hari Klodia duduk dipinggir sungai yang sunyi dan sepi. Ketika dia termenung, tiba-tiba Klodia melihat bayangan Andre yang sedang kesepian di dekat pohon yang tak jauh dari sungai dimana Klodia termenung. Sekejap mata lelaki dan perempuan itu saling bartatapan. Andre kemudian bangkit dari duduknya dan menghampiri Klodia. Andre memberanikan diri untuk berbicara kepada Klodia, sebenarnya mengapa kita bertengkar karena bertengkar itu tidak ada gunanya. Mereka berdua kemudian saling berpelukan dan meminta maaf. Beberapa tahun kemudian mereka memiliki bayi kecil mungil nan jelita bernama Bunga. Ello sangat senang mempunyai adik perempuan dan mereka akhirnya hidup rukun dan damai…..

Comment from Ayah:
Kalau si Kecil sudah bisa membuat cerita semacam ini lantas Ayah atau mungkin juga Mamamu harus bagaimana……terimakasih atas buah pembelajaranmu……

tia3

Di depan tugu Pahlawan, Teriak MERDEKA !!!


Beri tanggapan

Your response:

Kategori