Oleh: Christianto
“Tak kenal maka tak sayang”!, pelaku PNPM khususnya di pilot program SADI beberapa waktu ini dikenalkan dengan istilah BDSP (Business Development Service). Bagi mereka yang masih asing dengan istilah BDS, tak salah apabila nusataniterpadu memuat tulisan tentang BDS, sehingga membantu dalam memahami esensi pelibatan BDS dalam pelaksanaan dan pengembangan pilot program SADI di masa mendatang. Konsepsi BDS sebenarnya sudah lama diwacanakan bahkan dijalankan oleh lembaga-lembaga donor dalam melakukan intervensi program pemberdayaan ekonomi di masyarakat. Perlahan konsepsi ini berkembang dan puncaknya adalah pada pertemuan tahunan di Budapest tahun 1995, the Committee of Donor Agencies for Small Enterprise Development memutuskan untuk fokus BDS bagi Usaha Kecil, dengan tujuan untuk mengetahui dan mendokumentasikan praktek penyediaan jasa yang terbaik. Suatu Kelompok Kerja BDS didirikan dan Pedoman Awal ditulis dan diterbitkan dalam bulan Januari 1998. 3 Banyak lembaga berperan dan berpartisipasi aktif dalam proses ini, termasuk GTZ, ILO, SDC dan DFID. Baca Lanjutannya…







Di dalam ilmu silat tidak ada juara nomor dua, di dalam ilmu surat tidak ada juara nomor satu,” begitu kata WS Rendra saat menerima Hadiah Seni dari Akademi Jakarta pada 22 Agustus 1975.
